Selasa, 26 Februari 2013

Bagi siswa-siswi SMK N 2 BB KLS X TPHP pelajari soal dan pembahasan ..klik aja Disini Coy...

Belajar Fisika Mudah

Hai..siswa -siswi SMKN 2 Bunguran Barat..kali ini anda bisa pelajari modul-modul Fisika dengan mudah..tinggal Download ..trus print...formatnya dalam file PDF ya... selamat belajar..
Disini

Rabu, 26 Desember 2012

Kebanggaan Bersama

Kita sebagai warga desa batubi harusnya bangga dengan apa yang ada di desa kita, fasilitas pendidikan dari PAUD,sampat SMA/SMK sudah ada, Puskesmas sedaang dibangun dan tak lama lagi desa kita akan terang. yakinlah bahwa desa kita akan segera maju bahkan bisa menyaingi Sedanau ataupun daerah lainnya di Kbupaten Natuna, tinggal pengelolaan dan kerja sama yang apik antara pihak-pihak yang terkait. rasa memiliki apa yang ada di desa kita harus kita tumbuhkan agar kita dapat bersama-sama menjaga dan merawat sera mengembangkan jangan jadikan rasa memiliki itu menjadi rasa pribadi yang diartikan dapat menjadi ilik kita atau dapat kita gunakan untuk kepentingan pribadi, MOBIL DESA BUKAN MILIK KEPALA DESA, begitu juga MOBIL SEKOLAH BUKAN MILIK KEPALA SEKOLAH. seyogyanya para pemangku  jabatan kepala tersebut menghilangkan image ingin memiliki dengan cara menghilangkan segala sangkut pautan antara urusan sekolah dengan urusan pribadi meski hanya menyediakan tempat parkir sementara di rumahnya. hal sepele seperti itupun dapat menimbulkan efek pemikiran negatif bagi kalangan tertentu, apakah tidak sepantasnya mobil desa diparkir di sekitar kantor desa, atau mobil sekolah diparkir di sekitar halaman sekolah untuk menambah kebanggan warga desa ataupunn warga sekolah. Meski dengan berbagai alasan tetap saja tidak bisa dijadikan dasar bahwa fasilitas desa atau sekolah harus berada di sekitar rumah kepala desa atau kepala sekolah.MEMILIKI BUKAN BERARTI HARUS IKUT MENGGUNAKAN TETAPI RASA BANGGA SUDAH CUKUP MEWAKILI UNTUK MEMILIKI

10 SAUDARA IBLIS

1. Pemimpin yang menyeleweng
2. Orang yang sombong
3. Orang kaya tapi tidak tahu  kemana hartanya dimanfaatkan
4. Orang 'alim (ulama) yang membenarkan penguasa zalim
5. Pedagang yang khianat
6. Penimbun Harta
7. Pezina
8. Pemakan Riba
9. Orang kikir yang tidak mau mengifakan hartanya
10. Peminum khamer yang tidak kunjung berhenti

Selasa, 18 Desember 2012

Hancurnya Suatu Bangsa


Hancurnya Suatu Bangsa

Khutbah Pertama

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah ...

Dari mimbar ini saya serukan kepada diri saya pribadi, dan kepada para jama’ah sekalian untuk menjaga, mempertahankan dan terus berupaya meningkatkan nilai-nilai taqwa kepada Allah semoga kita selamat di hari pengadilanNya.

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah ...

Peristiwa-peristiwa nyata yang dicatat sejarah dan benar-benar pernah terjadi yaitu hancur lebur, musnah dan lenyapnya eksistensi bangsa zaman dahulu. Padahal mereka seperti dikabar-kan dalam Al-Qur’an merupakan bangsa-bangsa yang kuat, baik fisiknya maupun ilmu pengetahuannya, seperti umat nabi Nuh Alaihissalam , kaum Ad nabi Hud Alaihissalam kaum Tsamud Nabi Shalih Alaihissalam , , kaum sodom Nabi Luth Alaihissalam kaum nabi Syuaib Alaihissalam Fir’aun dengan kaumnya Nabi Musa Alaihissalam dll. Karena mereka menentang Rasul mereka, bermaksiat kepada Allah dan rasulNya maka Allah menghancurkan mereka.

Jama’ah Jum’at yang mulia ...

Begitu pula kekalahan yang diderita di dalam peperangan Uhud, tidaklah Allah Subhannahu wa Ta'ala kaitkan dengan lihainya siasat musuh, akan tetapi Dia kabarkan bahwa sebabnya adalah kesalahan kaum muslimin sendiri.

Sampai saat kamu lemah dan berselisih dalam urusan itu, dan kamu bermaksiat (terhadap perintah Rasul).” (Ali Imran: 152).

Maasyiral Muslimin rahimakumullah ...

Itulah musibah atau adzab atau peringatan dari Allah Subhannahu wa Ta'ala untuk umat-umat terdahulu. Lantas apa penyebab musibah kelaparan, kekeringan, kemarau, penyakit pengusiran dan pembunuhan dari musuh yang melanda muslimin. Ternyata semua itu adalah balasan yang ditimpakan oleh Allah Subhannahu wa Ta'ala akibat kemaksiatan-kemaksiatan yang kita lakukan. Sebagaimana rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam barsabda:
يَا مَعَاشِرَ الْمُهَاجِرِيْنَ، خَمْسٌ إِذَا ابْتَلَيْتُمْ بِهِنَّ وَأَعُوْذُ بِاللهِ أَنْ تُدْرِكُوْهُنَّ، لَمْ تَظْهَرِ الْفَاحِشَةُ فِيْ قَوْمٍ قَطٌّ حَتَّى يُعْلِنُوْا بِهَا إِلاَّ فَشَا فِيْهِمُ الطَّاعُوْنُ وَاْلأَوْجَاعُ الَّتِيْ لَمْ تَكُنْ مَضَتْ فِيْ أَسْلاَفِهِمُ الَّذِيْنَ مَضَوْا وَلَمْ يَنْقُضُوا الْمِكْيَالَ وَالْمِيْزَانَ إِلاَّ أُخِذُوْا بِالسِّنِيْنَ وَشِدَّةِ الْمُؤْنَةِ وَجُوْرِ السُّلْطَانِ عَلَيْهِمْ وَلَمْ يَمْنَعُوْا زَكَاةَ أَمْوَالِهِمْ إِلاَّ مُنِعُوا الْقِطْرَ مِنَ السَّمَاءِ وَلَوْ لاَ الْبَهَاِئُم لَمْ يُمْطَرُوْا وَلَمْ يَنْقُضُوْا عَهْدَ اللهِ وَرَسُوْلِهِ إِلاَّ سَلَّطَ اللهُ عَلَيْهِ عَدُوًّا مِنْ غَيْرِهِمْ فأَخَذُوْا بَعْضَ ماَ فِيْ أَيْدِيْهِمْ وَمَا لَمْ تَحْكُمْ أَئِمَّتُهُمْ بِكِتَابِ اللهِ وَيَتَخَيَّرُ مِمَّا أَنْزَلَ اللهُ إِلاَّ جَعَلَ اللهُ بَأْسَهُمْ بَيْنَهُمْ.
Wahai Muhajirin, ada 5 perkara (sebab kehancuran). Jika kalian ditimpa 5 perkara tersebut dan aku berlindung kepada Allah agar kalian tidak menjumpainya;
  • Jika muncul perbuatan zina pada kaum dan melakukan secara terang-terangan maka akan menyebar di tengah-tengah mereka wabah tha’un dan kelaparan yang belum pernah terjadi pada nenek moyang sebelum mereka.
  • Jika mengurangi takaran dan timbangan maka akan ditimpakan pada mereka paceklik, dan kesusahan hidup dan kesewenang-wenangan (kedzaliman) para penguasa atas mereka.
  • Jika mereka menahan zakat harta mereka akan ditahan hujan untuk mereka, seandainya bukan karena hewan ternak, niscaya tidak akan turun hujan atas mereka.
  • Jika mereka melanggar perjanjian yang di tetapkan Allah  dan RasulNya melainkan Allah akan menguasakan musuh-musuh dari luar kalangan mereka atas mereka, lalu merampas sebagian yang ada di tangan mereka.
  • Selama pemimpin-peminpin mereka tidak berhukum kepada kitabullah dan memilih yang terbaik dari yang diturunkan Allah maka Allah akan jadikan musibah di antara mereka sendiri.” (HR. Ibnu Majah no. 4019 dishahihkan oleh Al-albani di no.106, dari hadist Abdullah bin Umar).
Maasyiral Muslimin Rahimakumullah ...

Itulah sebab-sebab kehancuran sebuah negeri, yang kali ini sebab-sebab itu telah melanda di negeri kita ini. Betapa banyak pedagang-pedagang dipasar yang curang dalam menimbang barang, betapa banyak orang yang tidak mau mengeluarkan zakat hartanya bahkan disembunyikan, betapa kekejian dilakukan secara terang-terangan, di televisi, koran, majalah, dan lainnya, sehingga negeri kita dilanda krisis yang berkepanjangan, dan sampai sekarang belum kunjung usai, bahkan informasinya harga akan naik lagi. Jikalau seluruh perbuatan syirik, bid’ah dan segala,kemaksiatan tidak segera kita hentikan dan seluruh umat tidak mau bertaubat tungguhlah saat bencana besar akan menimpa dinegeri tercinta ini (semoga Allah mengampuni kita dan melindungi kita dari adzab yang lebih besar).

Karena itu Ma’asyirol muslimin rahimakumullah ...
Marilah kita hentikan semua perbuatan syirik, bid’ah dan segala macam kemaksitan. Kemudian kita bertaubat kepada Allah  memohon ampun atas segala kemaksiatan yang kita lakukan, yaitu dengan cara:
  • Kita tegakkan Tauhid dan kita hancurkan syirik
    Allah Subhannahu wa Ta'ala Rabb semesta alam, tidak rela jika disekutukan dan disejajarkan dengan yang lainnya, baik yang disejajarkan malaikat ataupun Nabi. Apalagi yang disejajarkan denganNya itu kayu, batu atau jin atau Nyai Roro Kidul. Allah berfirman:
    Sesungguhnya masjid-masjid itu kepunyaan Allah Swt, maka janganlah kamu menyeru di dalamnya kepada siapapun disamping Allah.” (Al-Jin: 18)

    Artinya, suatu bangsa jika ingin selamat haruslah bertauhid kepada Allah Subhannahu wa Ta'ala , sehingga budaya-budaya syirik seperti: Perdu-kunan, paranormal, petik laut, pengisian kekebalan dan sebangsa-nya harus di berantas sampai keakar-akarnya. Dan diganti dengan kehidupan ibadah kepada Allah semata.
  • Taat pada Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam
    Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam bersabda:
كُلُّ أُمَّتِيْ يَدْخُلُوْنَ الْجَنَّةَ إِلاَّ مَنْ أَبَى، قَالُوْا: يَا َرُسْولَ اللهِ وَمَنْ يَأْبَى: قَالَ: مَنْ أَطَاعَنِيْ دَخَلَ الْجَنَّةَ وَمَنْ عَصَانِيْ فَقَدْ أَبَى.
Setiap umatku akan masuk Surga kecuali yang tidak mau. Ada sahabat bertanya: “siapa yang tidak mau itu Rasulullah?”. Beliau menjawab: “Siapa yang taat kepadaku ia akan masuk Surga. Dan siapa yang durhaka kapadaku ia masuk Neraka.” (HR. Al-Bukhari).
  • Loyal kepada Allah dan RasulNya dan Bara’ (permu-suhan) kepada musuh-musuh Allah dan RasulNya.
    Allah Subhannahu wa Ta'ala berfirman:
    Kamu (Muhammad tidak akan mendapati suatu kaum (bangsa) yang beriman kepada Allah dan hari akhir menjalin hubungan kasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan RasulNya, sekalipun mereka adalah bapak-bapaknya,anak-anaknya, saudara-saudaranya atau keluarganya. Mereka itulah orang-orang yang telah Allah tanamkan keimanan kedalam hati-hati mereka dan Allah dukung mereka dengan pertolongan dariNya, dan Allah masukkan mereka kedalam Surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal abadi di dalamnya .Allah ridha kepada mereka dan mereka ridha kepada Allah. Mereka itulah golongan Allah. Ketahuilah bahwa golongan Allah pasti menang.” (Al-Mujadalah: 22).

    Jika suatu bangsa dapat dibimbing untuk memahami, mengimani dan menegakkan tiga perkara sederhana tersebut tadi, InsyaAllah bangsa itu akan menjadi bangsa yang jaya . Jaminan akhirnya adalah Surga dan jaminan dunianya adalah kehidupan yang tentram.
بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ. فَاسْتَغْفِرُوْهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.

Khutbah kedua:

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. أَمَّا بَعْدُ؛

Ma’asyiral muslimin rohimakumullah ...
Kembali pada khutbah yang kedua ini, saya mengajak diri saya dan jama’ah untuk senantiasa meningkatkan Iman dan Taqwa dengan sesungguhnya. Shalawat dan salam semoga tetap tercurahkan kepada nabi Muhammad dan para sahabatnya, keluarganya dan pengikutnya hingga akhir zaman.

Kemudian dari khutbah yang pertama tadi, dapat kita tarik kesimpulan sebagai berikut:

Sebab utama dan pertama terjadinya bencana, malapetaka, krisis dan sebagainya adalah akibat ulah tangan-tangan manusia itu sendiri

Jalan keluar dari kehancuran adalah:
- Kita tegakkan tauhid dan kita hancurkan segala bentuk syirik
- Taat kepada Rasulullah
- Loyal kepada Allah dan rasulNya dan bara’ (permusuhan) kepada musuh-musuh Allah dan rasulNya.

إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يَاأَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا.
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.

اَللَّهُمَّ اغفر لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ. رَبَّنَا آتِنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًا. رَبَّنَا لاَ تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَّسِيْنَا أَوْ أَخْطَأْنَا، رَبَّنَا وَلاَ تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِيْنَ مِن قَبْلِنَا، رَبَّنَا وَلاَ تُحَمِّلْنَا مَالاَ طَاقَةَ لَنَا بِهِ، وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنتَ مَوْلاَنَا فَانصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِيْنَ. رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.
عِبَادَ اللهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُكُمْ بِالْعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيتَآئِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَآءِ وَالْمُنكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاسْأَلُوْهُ مِنْ فَضْلِهِ يُعْطِكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ.

Do’a Khutbah Pertama :

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.

يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ. يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوْا رَبَّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ مِّنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَآءً وَاتَّقُوا اللهَ الَّذِيْ تَسَآءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَامَ إِنَّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا. يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ وَقُوْلُوْا قَوْلاً سَدِيْدًا. يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُوْلَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا.

أَمَّا بَعْدُ؛ فَإِنَّ أَصْدَقَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللهَ، وَخَيْرَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَشَّرَ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ وَكُلَّ ضَلاَلَةٍ فِي النَّارِ. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ.

Selasa, 06 Desember 2011

Soal Kelas X "Gerak"


1.      Sebuah lori bergerak lurus beraturan dan menempuh jarak 150 cm dalam waktu 3 sekon. Tentukan:
a.      Kecepatan lori
b.      Waktu untuk menempuh jarak 25 cm
2.      Pak Bejo menjalankan kendaraannya dengan kecepatan 50 m/s ke barat. Kemudian menginjak rem dan kendaraannya berheni setelah 12,5 sekon. Tentukan :
a.            a. Percepatan
b.                 b. Jarak yang ditempuh
3.      Seorang anak duduk pada cabang pohon dan tiba-tiba cabang pohon itu patah. Anak tersebut jatuh dan membentur tanah setelah 0,5 sekon. Jika g = 9,8 m/s2, tentukan :
a.             a. Tinggi cabang pohon dari permukaan tanah
b.                    b. Kecepatan anak pada sesaat sebelum menyentuh tanah
4.      Sebuah peluru ditembakkan vertical keatas setelah 7 sekon peluru kembali ke tempat penembakan. Jika g = 9,8 m/s2, hitunglah
a.            a. Kecepatan awal peluru
b.            b Tinggi maksimum peluru
5.      Jono menyulut petasan dan melemparkanya ke dalam sumur dengan kecepatan awal 2 m/s. petasan meledak stelah 2 sekon. Tentukan:
a.            a. Kecepatan petasan saat meledak
b.            b. Jarak petasan meledak ke jono

Selasa, 22 November 2011

Profil Siswa (yang mana Anda????)


Profil siswa jika dilihat dari perpaduan antara kemampuan, kemauan dan prestasinya maka terbagi pada 5 model siswa.
1.      Siswa yang tidak ada apa-apanya
Siswa model pertama ini adalah siswa dengan motivasi yang sangat rendah, kemampuannya tidak terasah dan prestasinya nol besar. Status pelajar hanyalah sebutan dan formalitas belaka. Siswa seperti inilah yang sering terbawa arus negatif (kabawa kusakaba-kaba).
2.      Siswa yang apa adanya
Siswa model kedua ini siswa yang tingkat motivasinya pas-pasan, prestasinya pun apa adanya. Mereka belajar kalau ada ulangan dan “PR”. Inisiatifnya rendah, di kelas lebih banyak ngobrolnya daripada belajar dan bertanya pada guru.
3.      Siswa yang ada-ada saja
Siswa model ketiga ini, lebih banyak usilnya daripada usulnya lebih banyak negatif ketimbang positifnya. Siswa yang ada-ada saja inilah yang lebih banyak berbuat kriminal dan peyimpangan perilaku seperti, pesta miras, pergaulan bebas, geng motor, pengguna dan pengedar NARKOBA, anarkisme dan lain-lain. Motivasinya untuk prestasi sangat rendah beralih pada motivasi negatif.
4.      Siswa yang ada lebihnya
Siswa model keempat ini sadar akan statusnya sebagai pelajar dan memiliki motivasi yang cukup untuk belajar dan berprestasi. Tetapi tipe siswa model ini masih harus terus didorong motivasinya agar lebih baik lagi, siswa yang ada lebihnya disamping giat belajar dengan penuh kesungguhan juga dan biasanya ikut aktif dalam kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler disekolah maupun kegiatan di sekitar rumahnya. Seperti : Karang Taruna atau Pemuda Masjid.
5.      Siswa yang adanya, lebih dari sekedar ada
Siswa tipe inilah siswa yang memiliki motivasi yang super, siswa model ini siswa yang memilliki kesadaran prima tentang visi dan misi hidupnya sebagai pelajar, sadar akan orientasi hidupnya dimasa depan, sadar pada situasi kondisi dimana dia hidup, dan sadar pada fungsi dirinya. Sebagai pelajar yang memiliki tugas sebagai generasi penerus di masa depan.







MENDIDIK DENGAN HATI



Keberhasilan pendidikan, khususnya di Sekolah tidak hanya ditentukan oleh kemahiran guru dalam mengajar. Namun lebih kepada bagaimana ia mendidik para siswanya. Guru yang baik adalah seseorang yang bisa mengajar sekaligus bisa mendidik para siswanya. Dengan kemampuannya untuk mengajar dan mendidik secara baik, akan dihasilkan anak-anak yang tidak hanya pandai secara intelektual, namun juga secara akhlak dan keimanan. Pada akhirnya akan menghasilkan generasi penerus yang arif dan bijaksana.
Mengajar hanya terbatas pada pemberian materi atau bahan ajar, sedangkan mendidik lebih kepada bagaimana sikap dan perilaku guru dalam keseharian. Ia akan menjadi model atau figur teladan bagi peserta didik. Oleh karena itu, mengajar itu penting, namun lebih penting lagi adalah kegiatan mendidik. Mengajar lebih mengarah kepada bagaimana membangun kecerdasan pikiran manusia; membangun manusia-manusia yang pandai secara intelektual. Kegiatan mendidik lebih condong kepada proses bagaimana menyadarkan peserta didik dapat mengubah dirinya menjadi manusia seutuhnya, baik secara intelektual, spiritual, moral dan sosial. Penyadaran itu tidak bisa dilakukan melalui pengajaran saja, tetapi terutama lewat pendidikan di mana prinsip keteladanan dari sang guru diberlakukan. Tanpa sebuah keteladanan (melalui kata maupun tindakan) yang baik, seorang siswa yang nakal akan tetap menjadi nakal, bahkan mungkin akan semakin nakal.
 Sebagai pendidik, tentu pernah merasa tidak suka terhadap sikap peserta didik yang nakal dan selalu membuat masalah (ulah). Namun kita harus sangat berhati-hati dalam mengekspresikan perasaan itu. Kita tidak boleh dengan serta merta membentak apalagi menampar anak seperti itu. Kadangkala, siswa yang nakal dan bermasalah, hanya menjadikan kenakalan itu sebagai alat untuk mencari perhatian dari teman atau gurunya. Di sinilah perlunya keteladanan dari seorang pendidik terutama teladan untuk menunjukkan sikap empati.
 Oleh karena itu, peran seorang pendidik dalam menolong siswanya, terutama bagi yang bermasalah sangat diharapkan. Pengabdian yang tanpa pamrih serta sikap empati seorang guru sangat berarti bagi mereka. Berempati adalah sikap peduli kepada orang lain secara nyata, baik dalam kata maupun tindakan. Guru yang berempati adalah sosok yang murah senyum, ramah, lembut tetapi tegas. Ia tidak akan mudah marah kepada siswa yang membuat ulah. Ia akan mencari tahu mengapa siswa itu begitu; solusi apa yang tepat untuk memecahkan masalah itu. 
 Marah terhadap hal/tindakan salah dari siswa boleh saja, tetapi jangan asal marah. Kalau guru hanya marah-marah dan menyalahkan siswa bermasalah, tanpa memberi perhatian dan solusi tepat, justru akan menambah beban baginya. Guru yang baik harus tetap memberikan pengarahan dan bimbingan serta kasihnya. Dengan demikian, guru benar-benar bisa berperan menjadi orang tua di Sekolah bagi para siswanya. Ia tidak lagi menjadi sosok yang terlihat galak dan menakutkan. Ia justru akan menjadi sahabat bagi nara didiknya.
 Tidak berlebihan jika guru dikenal sebagai seorang pahlawan tanpa tanda jasa, yang selalu memiliki semangat untuk mengabdi tanpa pamrih. Dalam dirinya terdapat prinsip luhur bahwa menjadi guru adalah panggilan ilahi. Kalau guru adalah pahlawan, maka ia seharusnya mau berjuang bagi banyak orang, terutama bagi siswanya. Ia mencelikkan mata yang buta pengetahuan, membebaskan mereka yang terbelenggu kebodohan serta memberi tuntunan kepada mereka yang tidak tahu arah tujuan. Ini adalah pengabdian besar dan tidak mudah. Guru yang memiliki empati, tidak akan pernah menjadikan Sekolah sebagai lahan bisnis, melainkan lahan perjuangan untuk membangun generasi muda yang arif dan bijaksana. Guru yang baik tidak hanya menguasai bidang pengajarannya, tetapi juga yang sadar akan tugasnya sebagai pendidik. Ia sadar sepenuhnya bahwa siswanya tidak hanya meneladani apa yang ia ajarkan malalui KBM dalam kelas, tetapi terlebih dari sikap dan perilaku sang guru. Berikan hatimu wahai guru, maka ‘kan kau lihat secercah perubahan pada nara didikmu.


Selasa, 15 November 2011

Soal Fisika Kelas X "Vektor"


Fisika SMA kelas 10 (X), materi Vektor; jumlah dan selisih vektor, penguraian gaya dan beberapa variasi soal terapan vektor.
 Soal No. 1
 Diberikan dua buah vektor gaya yang sama besar masing-masing 10 Newton seperti gambar berikut.



 Jika sudut yang terbentuk antara kedua vektor adalah 60°, tentukan nilai resultan kedua vektor!

Soal No.2
 Perhatikan gambar berikut!
  
 Jika satu kotak mewakili 10 Newton, tentukan resultan antara kedua vektor!
 Pembahasan
Cari jumlah resultan pada sumbu x dan sumbu y, cukup dengan menghitung kotak dari masing-masing vektor, kemudian masukkan rumus resultan:

Soal No.3
Diberikan 3 buah vektor F1=10 N, F2=25 N dan F3=15 N seperti gambar berikut.

Tentukan:
a. Resultan ketiga vektor
[Sin 37° = (3/5), cos 37° = (4/5)], [Sin 53° = (4/5), Cos 53° = (3/5)]

Soal No.4
 Sebuah perahu menyeberangi sungai yang lebarnya 180 m dan kecepatan airnya 4 m/s. Bila perahu diarahkan menyilang tegak lurus dengan kecepatan 3 m/s, tentukan panjang lintasan yang ditempuh perahu hingga sampai ke seberang sungai! (Sumber Soal : UMPTN)

Tips
"Untuk dua buah vektor dengan besar yang sama dan membentuk sudut 120o maka  resultan kedua vektor besarnya akan sama dengan besar salah satu vektor"

Soal No. 5
Diberikan 3 buah vektor :
a = 2i + 3j satuan
b = 4i + 5j satuan
c = 6i + 7j satuan
 Tentukan besar resultan ketiga vektor, dan kemiringan sudut antara resultan dan sumbu X

Soal No. 6
 Diberikan 3 buah vektor a, b, c seperti gambar di bawah.


 Dengan metode poligon tunjukkan :
 (i) d = a + b + c
 (ii) d = a + b − c
 (iii) d = a − b + c

Senin, 14 November 2011

Yang Cerdas dan Yang Bodoh


"Orang yang cerdas adalah orang yang bisa mengekang nafsunya dan beramal untuk (bekal) sesudah mati. Sedangkan orang yang lemah (pikiran) adalah orang yang mengikuti kehendak nafsunya dan berangan pada (pemberian) Allah swt." (HR. Turmudzi dan Ahmad) 
Rasulullah kerap melihat suatu masalah dari sudut yang berbeda. Standar kecerdasan seseorang dari hadits di atas dilihat dari kemampuannya mengekang nafsu dan tingkat amal-amal shalih yang dilakukannya untuk bekal hari akhirat. Sebaliknya pengumbar dan budak nafsu adalah ciri orang yang lemah pikiran. Kenapa? Orang yang cerdas dalam kriteria Rasulullah adalah orang yang memiliki pandangan jauh ke depan, yakni kehidupan akhirat sebagai terminal kehidupan terakhir. Ia adalah orang yang penuh pertimbangan, tidak sembrono, cermat, hati-hati dan sungguh-sungguh melakukan aktivitasnya karena ia ingin segala sesuatu yang dilakukannya tidak sia-sia apalagi membahayakan dirinya. Amal-amal shalih pasti akan membuahkan ketenangan, kesejahteraan dan kebahagiaan dalam hidup.

Sebaliknya mereka yang akalnya lemah adalah para pengumbar dan budak nafsu, tapi berharap sesuatu yang baik. Kenapa dikatakan lemah akal? Karena orang yang bertipe seperti ini tidak pernah berpikir apa akibat perbuatan yang dilakukannya. Ia tidak pernah memperhitungkan bagaimana hasil kemaksiatan yang ia lakukan, baik di dunia apalagi di akhirat. Sikap ini merupakan ciri orang yang tak memiliki perhitungan dan pandangan ke depan. Bahkan, saking bodohnya, ia justru memiliki perhitungan dan pandangan yang terbalik. Karena ia mengharapkan hasil yang berlawanan dari yang dikerjakan.

Apa sebenarnya yang disebut hawa nafsu? Hawa nafsu banyak ragamnya, termasuk kecenderungan pada yang baik mupun yang buruk. Manusia secara fitrah memang memiliki nafsu atau kesukaan terhadap hal-hal tertentu. Dalam Al-Qur`an disebutkan,
"Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan pada apa-apa yang diingini, yakni wanita wnita, anak-anak, harta yang bnyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan dan sawah ladang …" (QS. Ali Imran : 14)

Sikap mencintai seperti ini wajar. Tapi Islam mengajarkan bagaimana seseorang menempatkan sikap itu secara proporsional. Kecenderungan pada wanita, harta, anak-anak dan masalah keduniaan adalah hal yang mubah. Bahkan bisa meningkat pada tingkatan wajib. Karena bagaimanapun dunia merupakan tempat manusia hidup. Dinamika kehidupan akan mati tanpa wujudnya kecenderungan tersebut.

Tapi bila kecintaan itu sudah melewati batas, bisa jadi terlarang. Ketika sarana dan prasarana hidup difungsikan menyimpang dari tujuan asasi kehidupan ini sendiri -ibadah kepada Allah- maka di sanalah seseorang dikatakan telah menjadi hamba hawa nafsunya, karena hawa nafsu itu telah menjauhkannya dari Allah swt. Dalam hal inilah Allah swt mencela perbuatan mengikuti hawa nafsu,
"Dan janganlah kalian mengikuti hawa nafsu karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah." (QS. Shad : 26)

Hawa nafsu harus diarahkan kepada jalan yang benar. Diwarnai dengan niat mencari ridha Allah, dan diarahkan sesuai tujuan ibadah kepada Allah swt. Mencintai istri, anak, bekarja mencari nafkah, bisa menjadi bernilai ibadah. Karenanya Rasulullah saw bersabda, "Tiadalah sempurnya keimanan seorang mukmin sehingga ia menjadikan hawa nafsunya mengikuti apa yang aku bawa." (HR. Imam Suyuthi) (na)



Sabtu, 12 November 2011

Aturan Pergaulan Dalam Islam

 

Fakta dan Realita

Hamil diluar nikah, pemerkosaan dan aborsi terjadi setiap hari dan bisa kita temukan pula beritanya setiap hari di media massa. Realita yang seperti ini oleh sebagian masyarakat dianggap sebagai sesuatu yang sudah biasa dan bukan lagi hal yang aneh. Namun bagi sebagian anggota masyarakat yang lain yang memiliki kepekaan akan merasakan kesedihan, kekhawatiran dan ketakutan terhadap kondisi seperti ini karena akibat buruk dari hal itu semua bisa jadi suatu saat menimpa anggota keluarga mereka. Salah satu faktor yang mengakibatkan itu semua adalah adanya pergaulan bebas dan pakaian yang mempertontonkan aurat. Oleh sebab itulah Allah SWT. mengatur secara khusus masalah pergaulan antara laki-laki dan wanita dalam rangka menyelamatkan kehormatan dan menentramkan mereka.

Pandangan Islam

Syari'at Islam merupakan syari'at yang sempurna, hal tersebut dapat dilihat dari cakupan syari'at Islam meliputi seluruh aspek kehidupan, baik itu ekonomi, sosial, politik dan sebagainya. Firman Allah SWT. "Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Kucukupkan kepadamu nikmatKu, dan telah Ku ridhloi Islam menjadi agamamu" (Al-Maidah 3)

Termasuk dalam masalah pergaulan laki-laki dan wanita, Islam mengatur dengan lengkap mulai dari cara berpakaian, cara bergaul, tempat pertemuannya dan hal-hal yang muncul dari pertemua/interaksi laki-laki dan wanita misalnya perkawinan, thalaq, hadlanah (mengasuh anak), dll.

Secara umum syari'at Islam mengatur pertemua/interaksi laki-laki dan wanita serta hal-hal yang muncul sebagai akibat dari pertemuan/interaksi tersebut atas dasar keberadaan mereka sebagai laki-laki dan wanita yang berlainan jenis yang masing-masing mempunyai gharizah an-nau (naluri seks). Aturan ini tidaklah menjadikan pemisahan laki-laki dan wanita didasarkan atas munculnya naluri seksual ketika mereka bertemu/berinteraksi dan aturan ini juga tidaklah mengekang/mematikan gharizah an-nau ini, tetapi mengatur pemenuhannya dengan cara yang proporsional dan wajar agar menghasilkan ketenangan dan ketentraman.

Pertemuan antara laki-laki dan wanita adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari selama mereka hidup bermasyarakat. Islam telah menjadikan kerjasama antara laki-laki dan wanita dalam aspek kehidupan dan interaksi antara laki-laki dan wanita sebagai sesuatu yang pasti dalam seluruh muamalah, karena semuanya adalah hamba Allah SWT, yang secara keseluruhan menjamin tercapainya kebaikan, ketaqwaan terhadap Allah SWT dan beribadah kepada-Nya. Ayat-ayat Al-Qur'an telah menyeru manusia kepada dakwah Islam tanpa memandang apakah mereka itu laki-laki atau wanita. Firman Allah SWT : "Katakanlah : Hai manusia, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu semua" (Al-A'raf : 158) "Hai sekalian manusia, bertaqwalah kepada Rabb-mu" (An-Nisa 1)

Terdapat pula ayat-ayat yang menyerukan kaum muslimin agar dalam berbuat senantiasa terikat dengan hukum-hukum Islam, Firman Allah SWT. : "Hai orang-orang yang beriman, penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul, apabila Rasul menyeru kamu kepada suatu yang memberikan kehidupan kepada kamu" (Al-Anfal 24)

Ada juga ayat yang bersifat umum, seruanya mencakup laki-laki maupun wanita seperti firman Allah SWT : "Diwajibkan atas kamu berpuasa" (Al-Baqarah 183) "Dirikanlah sholat" (Al Baqarah 110) "Ambilah sebagian harti dari mereka (zakat)" (At Taubah 103)

Serta ayat-ayat selain itu, yang semuanya berbentuk umum, menyeru kepada laki-laki maupun wanita. Penegakan perintah-perintah tersebut mungkin terjadi jika di dalamnya ada pertemuan antara laki-laki dan wanita, bahkan dalam aktivitas yang sifatnya individual seperti sholat. Semua itu menunjukkan bahwa agama Islam membolehkan pertemuan antara laki-laki dan wanita untuk melaksanakan perintah-perintah Allah SWT yang dibebankan kepada mereka.

Meskipun demikian Islam tetap melarang hal-hal yang dapat mengantarkan kepada hubungan yang tidak sesuai dengan syariat Islam. Islam memberikan jalan keluar bagi laki-laki dan wanita untuk melaksanakan hubungan diantara keduanya dalam suatu peraturan yang khusus. Larangan ini sangat ditekankan, dan menjadikan "iffah" (terpelihara kehormatannya) sebagai hal yang wajib. Disamping itu Islam juga menjadikan setiap jalan, cara dan sarana yang dapat membantu mengantarkan manusia kepada keutamaan dan akhlak, menjadi perkara yang wajib, sebagaimana kaedah ushul : "Tidak sempurnanya kewajiban kecuali dengan sesuatu, maka sesuatu itu menjadi wajib"

Berdasarkan hal ini maka Islam membatasi hubungan antara laki-laki dan wanita dengan hukum syara yang khas. Hukum-hukum tersebut sangat banyak diantaranya adalah :

1. Islam memerintahkan kepada laki-laki dan wanita untuk menutup auratnya dihadapan orang yang bukan mahramnya dan memerintahkan pula agar menundukkan pandangan. Firman Allah SWT : "Katakanlah kepada laki-laki yang beriman : Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya (farjinya), yang demikian itu adalah yang lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang mereka perbuat"(An Nuur 30) "Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu'min : Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya keseluruh tubuh mereka" (Al Ahzab 59) "Katakanlah kepada wanita yang beriman : hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluanya dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yang biasa nampak dari padanya dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung kekrah-krah bajunya" (An Nuur 31)

2. Islam melarang khalwat (berdua-duaan) antara laki-laki dan wanita kecuali disertai mahramnya. Sabda Rasulullah Saw : "Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka jangan sekali kali dia bersunyi-sunyi dengan seorang perempuan yang tidak bersama mahramnya, karena yang ketiganya adalah syaitan" (Riwayat Ahmad)

3. Islam melarang seorang wanita melakukan perjalanan dari suatu tempat yang lain selama sehari semalam, kecuali bila disertai mahramnya. Sabda Rasulullah Saw. : "Tiada dihalalkan bagi seorang wanita yang percaya kepada Allah dan hari kemudian bepergian perjalanan sehari semalam kecuali bersama mahramnya" (Buhkori Muslim)

4. Islam menjaga dan menjadikan jama'ah kaum wanita terpisah dari jama'ah kaum laki-laki yang bukan mahram dalam kehidupan-kehidupan khusus di rumah, begitu pula di dalam masjid, sekolah dan lain-lain. Islam menjadikan wania hidup di tengah-tengah kaum wanita atau mahramnya dan laki-laki hidup di tengah-tengah kaum laki-laki. Islam menjadikan shaf sholat kaum wanita dibagian belakang dari shaf sholat kaum laki-laki. Namun demikian seorang wanita dapat melakukan aktivitas yang bersifat umum seperti jual beli dan sebagainya dan setelah itu kembali bersama kaum wanita atau mahramnya.

5. Islam mengupayakan adanya hubungan kerjasama antara laki-laki dan wanita dengan hubungan yang bersifat umum dalam urusan muamalah bukan hubungan yang bersifat khusus seperti saling mengunjungi antara laki-laki yang bukan mahram dengan seorang wanita atau bertamasya bersama-sama. Karena maksud kerjasama disini agar wanita secara langsung dapat memperoleh hak-hak serta mendapatkan kemaslahatan, disamping untuk melakukan kewajiban-kewajibanya.

KHATIMAH

Dengan hukum-hukum ini Islam membatasi pertemuan antara laki-laki dan wanita dari hal-hal yang dapat memalingkan kepada pertemuan yang mengarah kepada aspek seksual dan supaya pertemuan itu tetap dalam konteks kerjasama untuk mendapatkan kemaslahatan dan melakukan berbagai aktivitas. Dengan demikian Islam telah memecahkan interaksi-interaksi yang tumbuh dari kemaslahatan individu baik laki-laki maupun wanita. Islam juga memecahkan interaksi-interaksi yang muncul sebagai akibat dari adanya interaksi laki-laki dan wanita seperti urusan nafakah, anak, pernikahan dan lain dengan suatu bentuk pemecahan yaitu dengan membatasi interaksi tersebut sesuai dengan maksud diadakanya pertemuan tersebut dan menjauhkan laki-laki dan wanita dari interaksi yang mengarah pada aspek seksual saja. Wassalam


Kemenangan yang Tertunda

Dalam menjalani kehidupan ini kadang kita sering mengalami kegagalan, baik dalam bisnis, keluarga, karir, pendidikan dan lain sebagainya. hal itu sangatlah wajar karena kata Berhasil tidak akan ada jika tidak ada pasangannya yaitu gagal. namun kegagalan bukanlah akhir dari setiap perjalanan. Orang yang mengalami kegagalan pasti akan belajar dari pengalaman "Kegagalannya" itu agar tidak terjadi untuk dikemudian hari. orang yang takut gagal pasti tidak akan mencoba, dan orang yang tidak pernah mencoba pasti tidak akan merasakan Keberhasilan. Jadi jaangan pernah mengatakan "TIDAK BISA" sebelum anda mencoba. dan jangan pernah mengatakana kita "KALAH" dalam bertanding. anda boleh mengatakan "BELUM BISA" ketika anda sudah mencoba tapi belum berhasil" atau katakan "BELUM MENDAPAT KEMENANGAN" ketika kita kalah dalam bertanding. kalau orang lain bisa kita harus lebih bisa. mungkin keberuntungan belum berpihak pada kita maka "teruslah mencoba" belajarlah dari kegagalan kita jangan terus berpangku tangan dan menyerah, pasrah dan putus asa. Evaluasi diri apakah selama ini usaha kita sudah maksimal? jika kita Tim sepak bola apakah Latihan kita sudah maksimal, dari segi kedisiplinan, kekompakan, kesungguhan dan keseriusan. gunakan kesempatan yang masih tersisa untuk menyusun kekuatan baru, agar kesempatan yang akan datang kita diberi KEMENANGAN atau "KEBERHASILAN"  tunjukan pada masyarakat Natuna dan Dunia bahwa SMK Pertanian Batubi Bisa. tidak hanya Bisa berbicara tapi "BISA BERKARYA". 

Rabu, 09 November 2011

Soal Fisika XI "Fluida Dinamis"


Soal No. 1
 Ahmad mengisi ember yang memiliki kapasitas 20 liter dengan air dari sebuah kran seperti gambar berikut!

 Jika luas penampang kran dengan diameter D2 adalah 2 cm2 dan kecepatan aliran air di kran adalah 10 m/s tentukan:
 a) Debit air
 b) Waktu yang diperlukan untuk mengisi ember

Soal No. 2
 Pipa saluran air bawah tanah memiliki bentuk seperti gambar berikut!
Jika luas penampang pipa besar adalah 5 m2 , luas penampang pipa kecil adalah 2 m2 dan kecepatan aliran air pada pipa besar adalah 15 m/s, tentukan kecepatan air saat mengalir pada pipa kecil!


Soal No. 3
 Tangki air dengan lubang kebocoran diperlihatkan gambar berikut!
 Jarak lubang ke tanah adalah 10 m dan jarak lubang ke permukaan air adalah 3,2 m. Tentukan:
 a) Kecepatan keluarnya air
 b) Jarak mendatar terjauh yang dicapai air
 c) Waktu yang diperlukan bocoran air untuk menyentuh tanah

Soal No. 4
 Untuk mengukur kecepatan aliran air pada sebuah pipa horizontal digunakan alat seperti diperlihatkan gambar berikut ini!

 Jika luas penampang pipa besar adalah 5 cm2 dan luas penampang pipa kecil adalah 3 cm2 serta perbedaan ketinggian air pada dua pipa vertikal adalah 20 cm tentukan :
 a) kecepatan air saat mengalir pada pipa besar
 b) kecepatan air saat mengalir pada pipa kecil

Soal No. 5
 Pipa untuk menyalurkan air menempel pada sebuah dinding rumah seperti terlihat pada gambar berikut! Perbandingan luas penampang pipa besar dan pipa kecil adalah 4 : 1.

 Posisi pipa besar adalah 5 m diatas tanah dan pipa kecil 1 m diatas tanah. Kecepatan aliran air pada pipa besar adalah 36 km/jam dengan tekanan 9,1 x 105 Pa. Tentukan :
 a) Kecepatan air pada pipa kecil
 b) Selisih tekanan pada kedua pipa
 c) Tekanan pada pipa kecil
(ρair = 1000 kg/m3)


Minggu, 06 November 2011

Soal Fisika XI "Fluida Statis"



Soal No. 1
 Seekor ikan berada pada kedalaman 15 meter di bawah permukaan air.


 Jika massa jenis air 1000 kg/m3 , percepatan gravitasi bumi 10 m/s2 dan tekanan udara luar 105 N/m, tentukan :
 a) tekanan hidrostatis yang dialami ikan
 b) tekanan total yang dialami ikan

Soal No. 2
 Seorang anak hendak menaikkan batu bermassa 1 ton dengan alat seperti gambar berikut!
 Jika luas penampang pipa besar adalah 250 kali luas penampang pipa kecil dan tekanan cairan pengisi pipa diabaikan, tentukan gaya minimal yang harus diberikan anak agar batu bisa terangkat!

Soal No. 3
 Pipa U diisi dengan air raksa dan cairan minyak seperti terlihat pada gambar!


 Jika ketinggian minyak h2 adalah 27,2 cm, massa jenis minyak 0,8 gr/cm3 dan massa jenis Hg adalah 13,6 gr/cm3 tentukan ketinggian air raksa (h1)!

Soal No. 4
 Sebuah benda tercelup sebagian dalam cairan yang memiliki massa jenis 0,75 gr/cm3 seperti ditunjukkan oleh gambar berikut!
 Jika volume benda yang tercelup adalah 0,8 dari volume totalnya, tentukan massa jenis benda tersebut!

Soal No. 5
 Seorang anak memasukkan benda M bermassa 500 gram ke dalam sebuah gelas berpancuran berisi air, air yang tumpah ditampung dengan sebuah gelas ukur seperti terlihat pada gambar berikut:
Jika percepatan gravitasi bumi adalah 10 m/s2 tentukan berat semu benda di dalam air!